JAKARTA, SATUUMAT.COM — Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI ), H. Serian Wijatno mengatakan pembentukan Board of Peace yang digagas oleh Amerika Serikat tidak akan efektif jika tidak ada tekanan nyata dari masyarakat internasional untuk menghentikan kekejaman Israel.
“Board of Peace hanya akan menjadi ilusi jika tidak ada keadilan bagi rakyat Palestina,” ujarnya dalam pernyataan pers kemarin.
Dikatakan, Board of Peace, sejak awal lembaga itu digagas sangat kental dan dipengaruhi oleh kepentingan Amerika Serikat. Hal ini terlihat dari rancangan awal yang sepihak tanpa proses konsultasi dengan bangsa yang menjadi sasaran yaitu Palestina. Bahkan tidak ada satu pun wakil Palestina yang duduk di dalam dewan tersebut.
“Selain itu, upaya ini juga tidak punya mandat hukum internasional yang jelas serta melemahkan mekanisme lembaga resmi internasional seperti PBB sehingga berpotensi menghasilkan keputusan yang tidak transparan dan hanya mengekor kepentingan Amerika Serikat. Rencana ini sama saja dengan melakukan pemulihan perdamaian semu tanpa kemerdekaan dan harga diri Palestina untuk menentukan nasib sendiri,” katanya
Ironisnya di tengah dunia sedang membahas pembentukan Board of Peace, Israel terus menerus melakukan tindakan kejahatan terhadap bangsa Palestina.
” Ini sudah pelanggaran hak asasi manusia yang luar biasa.bKejahatan dan kekejaman yang luar biasa ini harus dihentikan. Seluruh umat manusia dan organisasi keagamaan harus bersuara lebih keras menentang kekejaman Israel di Gaza,” katanya.
Berdasarkan catatan jumlah korban tewas di Jalur Gaza terus meningkat hingga mencapai lebih dari 71.662 orang meninggal dunia sejak awal agresi Israel pada Oktober 2023, meski gencatan senjata sudah diberlakukan mulai 11 Oktober. Sementara sedikitnya 171.428 orang lainnya juga terluka dalam serangan Israel. Sebagian besar dari korban adalah perempuan dan anak-anak.
Melihat kondisi bangsa Palestina yang begitu mencemaskan Serian mengatakan kita tidak boleh kendor dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina melalui bantuan kemanusiaan dan diplomasi internasional.
“Kita harus terus menggalang dukungan dan tekanan internasional untuk menghentikan kekejaman Israel.
Kata Serian, kita harus terus meningkatkan kesadaran dan solidaritas umat manusia khususnya di Indonesia terhadap perjuangan rakyat Palestina, menggalang dukungan dan tekanan internasional untuk menghentikan kekejaman Israel serta terus mendesak PBB untuk mengambil tindakan nyata dalam menghentikan kekejaman Israel, sampai bangsa Palestina dapat menjadi bangsa yang berdaulat.****





