Keteladanan Abdul Malik bin Umar bin Abdul Aziz

Khalifah Umar bin Aziz yang dikenal kezuhudan kewaraannya, ternyata bukan hanya dirinya saja yang pantas diteladani, melainkan seluruh anggota keluarganya, termasuk putranya yang bernama Abdul Malik Ibnu Umar.
Selain mewarisi kesederhanaan sang ayah, Abdul Malik juga memiliki kecerdasan luar biasa. Sehingga pantas untuk dibanggakan dan diteladani oleh seluruh kaum muda di mana pun.
Ada sepenggal kisah yang menggambarkan keteladanan dua insan mulia, yakni sesaat Umar bin Abdul Aziz baru saja dibaiat menjadi khalifah pengganti Sulaiman Ibnu Abdul Malik, Khalifah ketujuh dari Bani Ummayah.
Saat itu baru saja Umar sampai di rumah sepulang mengurusi pemakaman
jenazah Sulaiman Ibnu Abdul Malik, datanglah Abdul Malik menghampirinya. Ia bertanya, “Wahai Amirul Mukminin, gerangan apakah yang mendorong anda membaringkan diri di siang bolong ini?”
Umar bin Abdul Aziz tersentak dan kaget tatkala sang putra memanggilnya dengan Amirul Mukminin, bukan dengan panggilan ayah sebagaimana biasanya. Ini mengisyaratkan bahwa puteranya ingin mempertanyakan tanggung jawab ayahnya sebagai pemimpin negara bukan sebagai kepala keluarga.
“Aku letih dan butuh istirahat!”, jawab sang ayah.
“Pantaskah anda beristirahat padahal banyak rakyat yang tertindas?” kata sang anak dengan bijak.
“Wahai anakku,“ kata Umar bin Abdul Aziz,” semalaman suntuk aku menjaga pamanmu. Nanti setelah shalat dzuhur aku akan mengembalikan hak-hak orang yang teraniaya.”
“Wahai Amirul Mukminin”, Abdul Malik berkata, “Siapakah yang menjamin Anda hidup sampai dzuhur, jika Allah berkehendak mati sekarang?”
Mendengar ucapan anaknya tersebut, Umar semakin terperangah. Beliau memerintahkan anaknya mendekat, maka diciumlah anak itu sembari berkata,” Segala puji bagi Allah yang telah mengaruniakan padaku anak yang telah membuatku menegakkan agama.”
Selanjutnya beliau perintahkan juru bicaranya mengumumkan kepada seluruh rakyat,“ Barangsiapa yang merasa terzhalimi, hendaknya mengadukan nasibnya kepada khalifah!”
Akhlak Abdul Malik Ibnu Umar memang lain dari yang lain. Kendati dia masih muda, tetapi ketaqwaan dan kezuhudannya senantiasa menghiasai lembaran hidupnya. Dia tidak pernah mentang-mentang menjadi anak.pejabat. Tapi justru ia menjadi penasihat utama ayahnya agar tidak melenceng dari jalur yang digariskan oleh Allah dan Rasul-Nya dalam memimpin rakyat.
Dalam sebuah riwayat, Khalifah Umar bin Abdul Aziz kebingungan.tatkala harus menyelesaikan persoalan ketidakadilan yang melanda negerinya saat dipimpin oleh khalifah sebelumnya.
Saat itu Umar bin Abdul Aziz mengum­pulkan para penghafal Al-Quran dan para fuqaha’ di Syam lalu ber­kata, “Sesungguhnya aku mengundang kalian untuk suatu urusan ke­zhaliman yang terjadi dalam keluargaku (yakni pada masa khalifah Sulaiman), bagaimana pendapat kalian?”
Mereka menjawab: “Wahai amirul mukminin, sesungguhnya hal itu bukanlah tanggung jawab Anda, dan dosanya ditanggung oleh orang yang merampas hak tersebut.”
Namun jawaban tersebut belum bisa memuaskan hati Umar. Kemudian salah seorang di antara mereka yang tidak sependapat dengan pendapat tersebut berkata: “ Wahai Amirul Mukminin. Undang­lah Abdul Malik, karena beliau layak untuk Anda dengar pendapatnya karena ilmu, kefakihan dan kecerdasannya.”
Tatkala putra Umar, yakni Abdul Malik masuk, Amirul Mukminin bertanya: “Bagaimana pendapatmu tentang harta yang diambil oleh anak-anak paman kita (Sulaiman) secara zhalim? Padahal orang-orang yang memiliki hak tersebut telah datang dan menuntutnya, sementara kita mengetahui hak mereka?”
Abdul Malik berkata: “Menurut hemat saya, hendaknya Anda me­ngem­balikan barang tersebut kepada yang memiliki selagi Anda menge­tahui urusannya, karena jika Anda tidak melakukannya maka Anda telah berserikat dengan orang yang mengambil hak dengan cara yang zhalim.”

Menjadi teranglah hati Khalifah Umar. Tak heran bila kepemimpinan Umar bin Abdul Aziz senantiasa tercatat dengan tinta emas sejarah Islam. Khalifah Umar bin Abdul Aziz, merupakan salah satu figur pemimpin umat yang fenomenal.
Pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz tergolong pendek. Namun mampu mengubah wajah penduduknya dari mata-mata sayu, menjadi mata yang penuh semangat. Perut yang tadinya buncit karena kelaparan
menjadi perut yang penuh isi.
Dana baitul maal yang dikumpulkan dari zakat, infak dan sedekah seluruh kaum muslimin dioptimalkan pengelolaannya untuk kepentingan kaum muslimin. Sehingga dalam waktu yang relatif singkat penduduk yang miskin bukan hanya berkurang, tapi betul-betul habis.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz yang agung itu telah mengubah para
mustahik menjadi muzakki. Kas baitul mal semakin hari semakin gemuk, dan sangat sulit untuk mencari orang-orang miskin pada zaman pemerintahannya.
Semua kebijakan nya sangat pro rakyat, hingga negeri yang dipimpinnya menjadi negeri
yang penuh dengan barokah, dan penuh dengan sikap marhamah antar warga negaranya.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz jelas bukan jebolan ilmu pemerintahan
kontemporer. Namun ia belajar memerintah langsung dari guru utama pemimpin umat Rasulullah SAW yang dia gali dari hadist dan
sunnah-sunnahnya. Juga dari kakek buyutnya yaitu Khalifah Umar bin Khattab.
Keberhasilan pemerintahan Khalifah Umar bin Abdul Aziz tentunya juga berkat peran anggota keluarganya, mulai dari isteri dan
putra-putrinya yang memang mampu menjaga image sebagai seorang pemimpin kaum muslimin sejati.

  • Imam Prihadiyoko

    Jurnalis, book writers, documentary movie maker, Gardener.

    Related Posts

    Bercermin pada cinta Zainab binti Rasulullah

    Zainab binti Rasulullah SAW telah wafat sejak 15 abad yang lalu, tetapi jejak cintanya pada sang suami telah meninggalkan seberkas kenangan indah yang tidak dimiliki oleh para pasangan yang mengaku…

    Baca lanjutan

    Antara Fir’aun dan Khalifah

    Semua orang tahu bagaimana perilaku Fir’aun, yang bengis dan kejam pada masa memerintah. Bayi laki-laki diburu dan dibunuh, hanya karena mendapat bisikan bahwa bayi laki-laki yang lahir bakal mengguncang singgasana…

    Baca lanjutan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Jangan Lewatkan

    The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    • By
    • July 13, 2025
    • 35 views
    The New Threat to Wolves in and Around Yellowstone

    6 Bots That Deliver Science and Serendipity on Twitter

    • By
    • July 13, 2025
    • 33 views
    6 Bots That Deliver Science and Serendipity on Twitter

    Why Netflix shares are down 10%

    • By
    • July 13, 2025
    • 31 views
    Why Netflix shares are down 10%

    For Families of Teens at Microsoft Surface

    • By
    • July 13, 2025
    • 29 views
    For Families of Teens at Microsoft Surface
    Review Your Cart
    0
    Add Coupon Code
    Subtotal